
Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya resmi memperoleh sertifikat ISO 21001:2018 sebagai standar internasional untuk Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan atau Educational Organizations Management System (EOMS). Sertifikat tersebut berlaku hingga 12 Maret 2029 dan menjadi bentuk pengakuan terhadap tata kelola pendidikan yang diterapkan universitas.
Pencapaian ini menunjukkan komitmen kampus dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan sivitas akademika, khususnya mahasiswa sebagai penerima layanan utama. ISO 21001:2018 diketahui dirancang khusus bagi institusi pendidikan agar mampu menghadirkan sistem manajemen yang efektif, terukur, dan berstandar internasional.
Dengan diperolehnya sertifikasi tersebut, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya dinilai memiliki sistem pengelolaan pendidikan yang lebih terstruktur, mulai dari proses pembelajaran, pengembangan kurikulum, hingga penyediaan fasilitas penunjang akademik. Standar ini juga dinilai mampu membantu perguruan tinggi dalam menjaga kualitas layanan secara berkelanjutan.
Selain meningkatkan mutu pendidikan, keberadaan ISO 21001:2018 disebut turut mendukung kesiapan universitas dalam menghadapi proses akreditasi nasional, baik BAN-PT maupun LAM. Sistem dokumentasi dan tata kelola yang tertata dinilai dapat mempermudah penyediaan data serta proses audit akreditasi.
Dari sisi reputasi, sertifikasi internasional tersebut dinilai mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat, calon mahasiswa, orang tua, serta mitra kerja sama terhadap profesionalisme pengelolaan kampus. Penerapan standar internasional juga diyakini dapat memperkuat daya saing perguruan tinggi di tingkat nasional maupun global.
ISO 21001:2018 juga mendorong efisiensi operasional melalui evaluasi rutin terhadap proses administrasi dan akademik. Dengan demikian, penggunaan sumber daya di lingkungan universitas diharapkan menjadi lebih optimal dan mampu meminimalkan potensi kesalahan dalam pelayanan.
Tidak hanya itu, standar ini menekankan pentingnya pendidikan yang inklusif, mudah diakses, serta memiliki tanggung jawab sosial dan etika yang tinggi dalam penyelenggaraan pendidikan.
Rektor Neni Nuraeni menyampaikan bahwa raihan sertifikat ISO tersebut menjadi capaian yang membanggakan bagi UMTAS sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan mutu dan tata kelola perguruan tinggi yang profesional serta berstandar internasional. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh sivitas akademika di lingkungan kampus.
Ia juga berharap sertifikasi ISO 21001:2018 dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen universitas untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat budaya mutu, serta membawa UMTAS menjadi perguruan tinggi yang semakin unggul, terpercaya, dan berdaya saing, baik di tingkat nasional maupun global.
Sementara itu, Ketua Panitia Persiapan Sertifikasi ISO, Hana Ariyani, menyampaikan harapannya agar Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya dapat terus konsisten dalam memberikan pelayanan yang bermutu guna memenuhi kebutuhan sivitas akademika. Ia juga berharap implementasi standar ISO 21001:2018 dapat terus dijaga dan ditingkatkan sebagai bagian dari budaya mutu di lingkungan kampus.
