
Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya kembali melaksanakan kegiatan Uji Kompetensi Nasional bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) pada Jumat, 19 Juli 2025. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam proses pendidikan profesi kesehatan yang bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kompetensi lulusan sebelum terjun ke dunia kerja. Pelaksanaan uji kompetensi berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 19 hingga 21 Juli 2025, bertempat di ruang Computer Based Test (CBT) UMTAS, yang telah dilengkapi dengan fasilitas dan infrastruktur penunjang ujian berbasis komputer.
Sebanyak 226 mahasiswa dari tiga program studi, yaitu Profesi Ners, D3 Kebidanan, dan D3 Keperawatan, terdaftar sebagai peserta dalam pelaksanaan UKOM kali ini. Mereka merupakan mahasiswa tingkat akhir yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian akademik dan praktik klinik sesuai kurikulum masing-masing program studi. Uji kompetensi ini menjadi tahap akhir penilaian dan merupakan prasyarat untuk memperoleh legalitas profesi di bidang kesehatan melalui sertifikasi nasional.
Kegiatan UKOM ini diawali dengan pembukaan resmi yang dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas dan institusi, serta pengawas dan pemantau eksternal dari berbagai lembaga. Hadir dalam pelaksanaan hari pertama, Dr. Etika Emaliyawati, M.Kep, selaku Pengawas Pusat yang memantau secara langsung jalannya proses ujian. Selain itu, kegiatan ini juga dimonitor oleh Entuy Kurniawan, S.Si., MKM dari Kolegium sebagai pemonev kolegium, serta Zakky Ahmad Djamaludin, S.T. dari LLDIKTI Wilayah IV sebagai tim monitoring dan evaluasi pelaksanaan uji kompetensi.
Kehadiran ketiga pemantau eksternal tersebut merupakan bagian dari mekanisme pengawasan nasional untuk memastikan pelaksanaan UKOM berjalan sesuai standar, akuntabel, dan transparan. Mereka turut memantau kesiapan teknis, alur pelaksanaan, serta kepatuhan terhadap prosedur yang telah ditetapkan secara nasional oleh lembaga penyelenggara uji kompetensi.
Dalam sambutannya, perwakilan dari fakultas menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat menjalani proses dengan lancar, tenang, dan mendapatkan hasil terbaik. Uji kompetensi ini tidak hanya menjadi indikator akademik, tetapi juga sebagai bentuk pengakuan terhadap kualitas lulusan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan profesional di tengah masyarakat.
UMTAS, melalui Fakultas Ilmu Kesehatan, terus berkomitmen menjaga mutu pendidikan dengan memberikan pembekalan maksimal, baik dalam aspek teori, praktik, maupun soft skills yang diperlukan di dunia kerja. Dengan dukungan fasilitas CBT yang representatif dan sistem pelaksanaan yang tertata, diharapkan UMTAS mampu meluluskan calon tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga berintegritas dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

