
Tasikmalaya — Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Tasikmalaya sukses menyelenggarakan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) pada Sabtu, 13 Desember 2025 atau bertepatan dengan 23 Jumada Tsaniah 1447 H. Kegiatan yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS), Jalan Tamansari, tersebut menjadi forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjawab tantangan zaman.
Ketua PD Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, H. Ayi Mubarok, dalam sambutannya menegaskan bahwa Rapimda merupakan forum tertinggi di tingkat daerah yang memiliki kewenangan menetapkan kebijakan organisasi dan persyarikatan. Ia mengingatkan seluruh peserta agar setiap keputusan yang dihasilkan mampu menjawab kebutuhan masa kini dan masa depan, sejalan dengan pesan Al-Qur’an dalam Surat Al-Hasyr ayat 18 tentang pentingnya perencanaan dan evaluasi amal untuk hari esok.
Ia menjelaskan bahwa agenda utama Rapimda kali ini adalah memulai pelaksanaan program kerja tahun 2025 sekaligus menyusun target dan strategi organisasi untuk tahun 2026. Menurutnya, seluruh aktivitas Muhammadiyah merupakan bagian dari amal saleh yang harus memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat. Ia menekankan bahwa keputusan yang diambil pada hari ini diharapkan mampu membawa dampak positif dan manfaat besar bagi umat pada tahun-tahun berikutnya.
Lebih lanjut, H. Ayi Mubarok menegaskan bahwa peran Muhammadiyah bersifat multisektoral. Ia menyampaikan bahwa kontribusi Muhammadiyah tidak hanya terbatas pada bidang pendidikan, tetapi juga meliputi sektor kesehatan, sosial, dan dakwah secara menyeluruh. Oleh karena itu, ia mendorong terwujudnya sinergi dan kolaborasi yang kuat di seluruh tingkatan organisasi, mulai dari ranting, cabang, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), organisasi otonom, hingga unit pembantu pimpinan dalam kerangka kerja PD Muhammadiyah Kota Tasikmalaya. Menurutnya, peran multisektoral tersebut sangat dibutuhkan sebagai langkah strategis untuk memajukan kesejahteraan bangsa dan masyarakat di Kota Tasikmalaya.
Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya, Dr. Neni Nuraeni, M.Kep., Ns.Sp.Kep.Mat., menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada UMTAS sebagai tuan rumah pelaksanaan Rapimda. Ia berharap forum tersebut dapat semakin memperkuat soliditas organisasi serta menghasilkan keputusan strategis yang relevan dengan tantangan zaman dan berbagai persoalan masyarakat. Ia juga menilai bahwa peran Muhammadiyah di Kota Tasikmalaya sangat luas, mencakup bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan dakwah, sehingga Rapimda diharapkan dapat menjadi langkah nyata untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota serta memperkokoh kontribusi Muhammadiyah dalam memajukan kesejahteraan bangsa.
Rapimda tersebut juga ditandai dengan pengukuhan empat tokoh sebagai Dewan Penasihat PD Muhammadiyah Kota Tasikmalaya untuk masa khidmat 2022–2027, yakni Drs. H. Uun HS, Drs. H. Faqih Zaenuddin, Drs. Hasan Asyari, dan Drs. H. Syarif Hidayat, M.Si.
Kesuksesan pelaksanaan Rapimda ini tidak hanya menandai berakhirnya sebuah forum musyawarah, tetapi juga menegaskan soliditas dan komitmen PD Muhammadiyah Kota Tasikmalaya dalam menjalankan perannya sebagai gerakan dakwah, pendidikan, dan sosial. Seluruh elemen organisasi diharapkan dapat bergerak serentak untuk mengimplementasikan kebijakan strategis yang telah ditetapkan demi kemaslahatan umat dan bangsa.
