Pengajian Ba’da Ramadhan UMTAS Tekankan Penguatan Spirit Ramadhan dan Etos Kerja Islami Menuju AUM Berkemajuan

Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menyelenggarakan kegiatan Pengajian Ba’da Ramadhan pada Senin, 30 Maret 2026, yang bertempat di Graha UMTAS. Kegiatan ini mengusung tema “Spirit Ramadhan dan Peningkatan Etos Kerja Islami untuk Terwujudnya AUM Berkemajuan” sebagai upaya memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus meningkatkan kualitas kinerja di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Acara tersebut dihadiri oleh Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D., yang berperan sebagai pemberi tausiyah. Selain itu, hadir pula Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Barat yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMTAS, Prof. Yadi Janwari, M.A. Kehadiran para Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) dari kota dan kabupaten Tasikmalaya turut menambah khidmatnya suasana kegiatan. Jajaran pimpinan UMTAS beserta seluruh sivitas akademika juga mengikuti acara ini dengan penuh antusias.

Dalam sambutannya, Rektor UMTAS, Neni Nuraeni, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Mat., menyampaikan bahwa kegiatan Pengajian Ba’da Ramadhan merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi diri setelah menjalani ibadah di bulan suci. Ia mengungkapkan bahwa nilai-nilai Ramadhan seperti keikhlasan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial seharusnya tidak berhenti sebagai rutinitas tahunan, tetapi perlu diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kampus.

Ia menambahkan bahwa UMTAS sebagai bagian dari AUM memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter Islami. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa semangat berkemajuan harus terus dibangun melalui sinergi antara nilai spiritual dan profesionalitas kerja. Ia juga berharap seluruh sivitas akademika dapat terus berinovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan sebagai wujud kontribusi nyata terhadap masyarakat.

Sementara itu, dalam sambutannya, Prof. Yadi Janwari, M.A. menyampaikan bahwa penguatan etos kerja Islami menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Ia menuturkan bahwa AUM, termasuk UMTAS, harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar keislaman yang menjadi fondasi utama.

Ia menjelaskan bahwa kolaborasi antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh elemen kampus sangat diperlukan dalam mewujudkan institusi yang berkemajuan. Menurutnya, keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh sistem yang baik, tetapi juga oleh komitmen dan kesungguhan seluruh individu yang terlibat di dalamnya. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum pasca-Ramadhan sebagai titik awal dalam meningkatkan kualitas diri dan kinerja secara berkelanjutan.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Tasikmalaya, H. Ayi Mubarok, S.Ag., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Pengajian Ba’da Ramadhan ini merupakan bagian penting dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah di lingkungan Muhammadiyah, khususnya di wilayah Tasikmalaya. Ia mengungkapkan bahwa sinergi antara AUM, pimpinan daerah, serta seluruh elemen persyarikatan perlu terus dijaga agar mampu memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia juga menuturkan bahwa UMTAS sebagai salah satu AUM di bidang pendidikan memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki komitmen keislaman yang kuat. Menurutnya, keberadaan kampus Muhammadiyah harus mampu menjadi pusat peradaban yang membawa nilai-nilai kemajuan, keadaban, dan kebermanfaatan.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa semangat Ramadhan hendaknya dijadikan sebagai energi untuk memperkuat etos kerja dan pengabdian. Ia berharap seluruh civitas akademika UMTAS dapat terus menjaga semangat kebersamaan, meningkatkan kualitas diri, serta memperluas kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.

Dalam tausiyahnya, Prof. Hilman Latief, M.A., Ph.D. menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan madrasah spiritual yang mengajarkan berbagai nilai penting, seperti kejujuran, kesabaran, dan tanggung jawab. Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai tersebut seharusnya tidak hanya diamalkan selama bulan Ramadhan, tetapi juga menjadi bagian dari budaya kerja dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menekankan bahwa etos kerja Islami tidak hanya berkaitan dengan produktivitas, tetapi juga mencakup aspek moral dan spiritual. Menurutnya, seseorang yang memiliki etos kerja Islami akan bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga amanah, serta menjunjung tinggi kejujuran dalam setiap aspek pekerjaan. Ia juga menyampaikan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan, baik di lingkungan internal maupun eksternal institusi.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa AUM sebagai representasi gerakan Muhammadiyah memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan institusi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Ia juga menyampaikan bahwa kemajuan sebuah AUM tidak hanya diukur dari aspek material, tetapi juga dari sejauh mana nilai-nilai Islam diterapkan dalam setiap aktivitasnya.

Ia turut mengingatkan bahwa tantangan di era modern menuntut setiap individu untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik dari segi keilmuan maupun spiritualitas. Menurutnya, keseimbangan antara keduanya menjadi kunci dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat belajar dan memperbaiki diri sebagai bagian dari ibadah.

Kegiatan Pengajian Ba’da Ramadhan ini berlangsung dengan khidmat dan interaktif, di mana para peserta terlihat mengikuti rangkaian acara dengan penuh perhatian. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan UMTAS sebagai institusi pendidikan yang berkemajuan dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh sivitas akademika UMTAS dapat terus menghidupkan spirit Ramadhan dalam setiap aspek kehidupan, baik secara personal maupun profesional. Dengan demikian, semangat untuk meningkatkan etos kerja Islami dapat terus terjaga dan menjadi landasan dalam mewujudkan AUM yang unggul, berintegritas, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.