Mahasiswa Teknik Pertambangan UMTAS Raih Prestasi pada Lomba Rock Mineral Identification dan Bench Blast 2026

Mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang kompetisi yang diselenggarakan pada 21 Mei 2026. Pada kegiatan tersebut, para mahasiswa berhasil meraih penghargaan pada dua cabang perlombaan, yaitu Rock Mineral Identification (RMI) dan Bench Blast.

Keberhasilan ini menjadi bukti kemampuan akademik, ketelitian, serta kerja sama tim yang baik dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang geologi dan pertambangan.

Pada cabang lomba Rock Mineral Identification (RMI), tim yang beranggotakan Sahwal Keizya Alma Novem dan Zahra Afifa berhasil meraih Juara 2. Kompetisi yang dilaksanakan di Museum Geologi Bandung ini bertujuan untuk menguji kemampuan peserta dalam mengenali, mengidentifikasi, dan mengklasifikasikan berbagai jenis batuan dan mineral berdasarkan karakteristik yang dimilikinya.

Menurut informasi dari peserta, sebelum perlombaan dimulai seluruh peserta terlebih dahulu diminta untuk memilih salah satu kotak yang telah disediakan oleh panitia, yaitu kotak bernomor 1, 2, atau 3. Setelah proses tersebut selesai, perlombaan dilaksanakan melalui beberapa tahapan yang dirancang untuk mengukur kemampuan peserta secara komprehensif.

Pada tahap pertama, peserta dihadapkan pada 15 soal identifikasi singkat yang harus diselesaikan dalam waktu 20 menit. Soal-soal tersebut menguji pengetahuan dasar peserta mengenai karakteristik batuan dan mineral yang umum dijumpai dalam kajian geologi. Selanjutnya, pada tahap kedua peserta diminta melakukan identifikasi secara lebih rinci terhadap sampel batuan dan mineral yang telah disediakan panitia. Hasil identifikasi tersebut kemudian dicatat pada lembar formulir yang telah disiapkan.

Tahap terakhir menjadi tantangan yang tidak kalah penting, di mana peserta harus memisahkan berbagai jenis batuan ke dalam kotak-kotak yang telah disediakan sesuai dengan klasifikasi yang tepat. Tahapan ini harus diselesaikan dalam waktu 15 menit sehingga peserta dituntut untuk bekerja secara cepat dan akurat. Ketelitian dalam mengamati tekstur, warna, struktur, dan karakteristik fisik lainnya menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan peserta dalam menyelesaikan setiap tahapan perlombaan.

Salah satu peserta menyampaikan bahwa lomba RMI merupakan perlombaan yang sangat menarik karena mampu menguji kemampuan identifikasi batuan dan mineral secara langsung. Peserta tersebut mengungkapkan bahwa ketelitian menjadi kunci utama untuk memperoleh hasil yang baik, mengingat banyak sampel yang memiliki karakteristik serupa sehingga diperlukan pengamatan yang cermat. Selain itu, peserta juga memberikan apresiasi kepada panitia yang dinilai telah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan sangat baik, terstruktur, dan profesional sehingga perlombaan dapat berlangsung dengan lancar.

Selain keberhasilan pada cabang RMI, prestasi juga diraih pada cabang Bench Blast, di mana tim yang terdiri atas Aditya Rhamadan, Beni Ahmad Yunan, Hikmal Syaiful Rahman, Kurniawan, dan Sahwal Keizya Alma Novem berhasil meraih Juara 3. Perlombaan ini dilaksanakan di Kampus UNISBA dan menjadi salah satu cabang kompetisi yang berfokus pada perencanaan serta simulasi kegiatan peledakan pada tambang terbuka.

Berdasarkan penjelasan peserta, lomba Bench Blast mengharuskan peserta untuk memahami berbagai aspek teknis dalam kegiatan peledakan. Peserta diminta menghitung sejumlah variabel penting, seperti burden, spacing, stemming, dan subdrilling yang menjadi dasar dalam perancangan peledakan yang efektif dan aman. Selain itu, peserta juga harus merancang pola peledakan dan susunan lubang ledak sesuai dengan kebutuhan yang tercantum dalam studi kasus yang diberikan oleh juri.

Sebelum perlombaan dimulai, panitia mewajibkan seluruh peserta untuk menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai bentuk penerapan budaya keselamatan kerja yang menjadi bagian penting dalam dunia pertambangan. Setelah seluruh peserta memenuhi ketentuan tersebut, perlombaan pun dimulai.

Dalam pelaksanaannya, peserta diberikan waktu selama 55 menit untuk menyelesaikan seluruh rangkaian tugas yang meliputi proses perhitungan, penyusunan rancangan peledakan, perangkaian simulasi, hingga presentasi hasil di hadapan dewan juri. Waktu yang terbatas membuat peserta harus mampu bekerja secara efektif, membagi tugas dengan baik, dan menjaga komunikasi antaranggota tim agar setiap tahapan dapat diselesaikan secara optimal.

Salah satu anggota tim mengungkapkan bahwa lomba Bench Blast merupakan perlombaan yang sangat menantang sekaligus menyenangkan. Menurutnya, keberhasilan tim tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dalam melakukan perhitungan, tetapi juga oleh komunikasi dan koordinasi yang baik selama proses perangkaian simulasi peledakan. Peserta tersebut menjelaskan bahwa fokus menjadi faktor penting karena kesalahan kecil, seperti jatuhnya salah satu komponen yang sedang dirangkai, dapat menyebabkan pengurangan poin dari juri.

Selain itu, peserta juga menyampaikan bahwa perlombaan ini memberikan pengalaman berharga dalam menerapkan teori yang telah dipelajari di bangku perkuliahan ke dalam simulasi yang menyerupai kondisi lapangan. Melalui kompetisi tersebut, peserta dapat mengasah kemampuan analisis, ketelitian, serta keterampilan bekerja dalam tim untuk menyelesaikan suatu permasalahan teknis.

Kepala Program Studi Teknik Pertambangan UMTAS, Ir. Bayu Himawan, S.T., M.T., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas capaian yang berhasil diraih oleh para mahasiswa. Menurutnya, prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, serta semangat belajar yang terus ditunjukkan oleh mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi di bidang pertambangan.

“Program Studi Teknik Pertambangan sangat bangga dan mengapresiasi prestasi yang diraih mahasiswa Teknik Pertambangan yang berhasil meraih juara dalam dua kategori perlombaan di Bandung. Capaian ini mencerminkan kerja keras, kompetensi, dan semangat berprestasi mahasiswa, serta menjadi kebanggaan bagi program studi. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama institusi,” ujar Ir. Bayu Himawan, S.T., M.T.

Keberhasilan meraih Juara 2 pada cabang Rock Mineral Identification (RMI) dan Juara 3 pada cabang Bench Blast menjadi pencapaian yang membanggakan bagi Program Studi Teknik Pertambangan UMTAS. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan akademik maupun keterampilan praktis melalui berbagai kompetisi di tingkat regional maupun nasional.

Selain itu, capaian tersebut juga menunjukkan bahwa kerja keras, persiapan yang matang, dan kerja sama tim yang solid mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan serta mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya di bidang geologi dan pertambangan.