
Tasikmalaya, 23 Oktober 2025 — Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menjadi tuan rumah kegiatan internasional bertajuk “Project For Overseas Transfer of Coal Mine Technology” dengan tema “Implemented by Japan Organization for Metals and Energy Security in Cooperation with Human Resource Development Center for Geology, Mineral and Coral.”
Acara ini diselenggarakan oleh perusahaan KCM (Kushiro Coal Mine) sebagai bentuk kerja sama antara Japan Organization for Metals and Energy Security (JOGMEC) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya pada 21–23 Oktober 2025 dan dihadiri oleh Wakil Rektor I UMTAS, Hj. Lilis Lismayanti, M.Kep., jajaran pimpinan Fakultas Teknik, dosen, serta mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan UMTAS. Dalam kegiatan tersebut, tim dari Jepang yang terdiri atas para peneliti dan praktisi, yaitu Shinju Togawa, Ichiro Takeuchi, Yoshihisa Shimoda, dan Prof. Takashi Sasaoka. Sementara dari PPSDM Geominerba hadir Iwan Fahlevi Setiawan sebagai perwakilan lembaga. Kegiatan tersebut melibatkan penerjemah profesional yaitu Santoso, Asep, dan Ruslan, guna memfasilitasi komunikasi antar peserta dan pemateri.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Indonesia dan Jepang dalam bidang peningkatan sumber daya manusia pertambangan. Melalui pelatihan ini, mahasiswa Teknik Pertambangan UMTAS mendapatkan pembelajaran langsung mengenai keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di tambang batu bara bawah tanah serta sistem ventilasi tambang modern.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UMTAS menyampaikan apresiasi kepada pihak JOGMEC dan PPSDM atas kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa Teknik Pertambangan UMTAS. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperluas wawasan internasional mahasiswa serta menumbuhkan semangat profesionalisme di bidang teknik pertambangan. UMTAS berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan agar mahasiswa dapat terus memperoleh ilmu dan pengalaman dari pakar global.
Sebagai ketua pelaksana kegiatan, Tati Febrianti Syantika Rini, SSi., MT., menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan wujud nyata kerja sama antarnegara dalam transfer teknologi tambang yang berfokus pada praktik keselamatan dan efisiensi operasional di industri pertambangan.
Sementara itu, tim dari Jepang melalui Prof. Takashi Sasaoka menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak, khususnya Fakultas Teknik UMTAS yang telah memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan ini. Tim Jepang menilai mahasiswa Indonesia, khususnya dari UMTAS, memiliki kedisiplinan dan semangat belajar yang tinggi. Mereka juga mengungkapkan kesan positif terhadap budaya dan keramahan masyarakat Indonesia, bahkan mengaku menikmati berbagai kuliner khas seperti gado-gado, nasi goreng, dan pisang goreng.
Salah satu peserta, Hana Mei Hanifah dari Teknik Pertambangan angkatan 2021, menilai bahwa kegiatan ini mampu meningkatkan kembali minat dan semangatnya terhadap dunia pertambangan. Ia juga merasa bahwa variasi metode ajar yang dibawakan oleh pemateri dari JOGMEC menggunakan bahasa Jepang yang diterjemahkan secara interaktif memberikan suasana pembelajaran yang berbeda dan lebih menarik.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini menjadi bukti nyata komitmen UMTAS dalam memperkuat jejaring kerja sama internasional dan meningkatkan kapasitas akademik di bidang pertambangan. Melalui kolaborasi ini diharapkan lahir generasi muda pertambangan yang kompeten, disiplin, dan mampu berperan aktif dalam pengembangan Teknologi tambang yang aman dan berkelanjutan di masa depan.
