
Tasikmalaya, 5 November 2025 — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kota Tasikmalaya ke-24, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) Kota Tasikmalaya bekerja sama dengan Puskesmas Tamansari, Puskesmas Sangkali, dan Klinik PKU Muhammadiyah Kota Tasikmalaya menyelenggarakan pelayanan Keluarga Berencana (KB) serta skrining kesehatan reproduksi bagi wanita usia subur. Kegiatan ini dilaksanakan di Klinik PKU Muhammadiyah Kota Tasikmalaya dan diikuti oleh peserta dari wilayah Tamansari dan sekitarnya.
Petugas kesehatan dari Puskesmas Tamansari dan Puskesmas Sangkali bertindak sebagai koordinator teknis dalam pemasangan alat kontrasepsi IUD dan pemeriksaan skrining kanker serviks. Bidan Lilik Herawati, S.Tr.Keb dari Puskesmas Tamansari menyampaikan bahwa layanan KB yang diberikan bertujuan memberikan kemudahan akses kontrasepsi jangka panjang yang efektif dan aman. Sementara itu, Bidan Yeni Yuliyani S., S.Tr.Keb dari Puskesmas Sangkali menjelaskan bahwa pemeriksaan skrining kanker serviks melalui metode IVA dan HVP DNA dilakukan untuk mendeteksi perubahan sel serviks secara dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat jika ditemukan adanya indikasi kelainan.
Ketua pelaksana, Dra Hj. Neni Haryani Koordinator Penyuluh keluarga berencana kec tamansari , menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk di Kota Tasikmalaya. Ia juga menyampaikan bahwa program KB tidak hanya berkaitan dengan penundaan atau pencegahan kehamilan, tetapi juga menyangkut peningkatan kualitas kesejahteraan keluarga. Melalui perencanaan jumlah anak dan jarak kelahiran yang ideal, keluarga diharapkan dapat memenuhi aspek pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan sosial ekonomi dengan lebih baik. Program ini dipandang sebagai strategi penting untuk mewujudkan keluarga kecil yang bahagia, harmonis, dan berdaya secara ekonomi.
Koordinator pelaksana dari Klinik PKU Muhammadiyah Kota Tasikmalaya, Meti Patimah, M.Keb. dan dr pradita Novadiana menambahkan bahwa pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang seperti IUD dapat memberikan manfaat besar bagi perempuan. Kontrasepsi ini dinilai efektif dalam jangka waktu yang panjang, tidak mengganggu proses menyusui, dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi dalam mencegah kehamilan. Selain itu, ia menekankan bahwa skrining kanker serviks perlu dilakukan secara berkala karena kanker serviks merupakan salah satu penyakit yang sering tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Deteksi dini menjadi kunci untuk meningkatkan peluang kesembuhan.
Selain pelayanan pemasangan IUD dan skrining, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai kesehatan reproduksi, perawatan alat kontrasepsi, pentingnya pemeriksaan lanjutan, serta pendampingan konsultasi dengan tenaga kesehatan yang berkompeten. Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.
Salah satu peserta, Ai Aesyah, menyampaikan bahwa dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya layanan gratis ini. Ia menyebutkan bahwa biaya pemasangan IUD di luar layanan program seringkali menjadi kendala bagi sebagian ibu rumah tangga. Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini dan berharap agar program serupa dapat kembali dilaksanakan secara berkelanjutan.
Pelaksanaan pelayanan KB dan skrining kesehatan reproduksi ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan dalam memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat tentang pentingnya KB dan kesehatan reproduksi, serta mewujudkan masyarakat Kota Tasikmalaya yang lebih sehat, sejahtera, dan berkualitas.
