
Tasikmalaya, 1 November 2025 — Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) melalui bidang pengabdian masyarakat kembali menggelar kegiatan edukatif dalam bentuk Pendidikan Kesehatan “Self-care Manajemen TBC” bagi Kader Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Tamansari. Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan peran UMTAS dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Tasikmalaya, 1 November 2025 — Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) melalui bidang pengabdian masyarakat kembali menggelar kegiatan edukatif dalam bentuk Pendidikan Kesehatan “Self-care Manajemen TBC” bagi Kader Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Tamansari. Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan peran UMTAS dalam memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Menurut Lilis Lismayanti, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kader kesehatan sebagai ujung tombak dalam pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis (TBC). Melalui pelatihan ini, para kader diharapkan mampu memahami pentingnya manajemen diri bagi pasien TBC, serta dapat memberikan pendampingan yang tepat dan berkelanjutan.
Beliau juga menambahkan bahwa inovasi kegiatan ini terletak pada penggunaan aplikasi Android Self-care Manajemen TBC, yang dikembangkan oleh tim UMTAS. Aplikasi tersebut memungkinkan para kader dan tenaga kesehatan memantau kepatuhan pasien TBC terhadap pengobatan, seperti jadwal minum obat, kunjungan kontrol, serta pencatatan perkembangan kesehatan pasien. Dengan sistem notifikasi dan pelaporan yang mudah digunakan, aplikasi ini diharapkan mampu membantu mempercepat proses penanganan TBC di tingkat komunitas.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah pemateri ahli yang memberikan wawasan komprehensif kepada peserta. Allysa Putri Dierayani, S.Kep., Ners. menyampaikan materi mengenai konsep dasar self-care management bagi penderita TBC, mencakup aspek fisik, psikologis, dan sosial. Sementara itu, dr. Pradita Novadiana dari Klinik PKU UMTAS membahas secara rinci tentang pentingnya kepatuhan pengobatan TBC dan peran kader dalam memastikan pasien menjalankan terapi sesuai jadwal.
Dari sisi teknologi, Alamsyah Firdaus, S.Pd., M.Kom. menjelaskan fitur-fitur utama aplikasi yang dikembangkan oleh tim UMTAS, mulai dari sistem pengingat otomatis hingga pelaporan berbasis data real-time yang dapat diakses oleh tenaga kesehatan. Ia menuturkan bahwa aplikasi ini bukan hanya membantu kader dalam memantau pasien, tetapi juga mendukung program pemerintah dalam digitalisasi layanan kesehatan masyarakat.
Respon positif datang dari para peserta kegiatan. Salah satunya disampaikan oleh Ibu Nok Entit, Koordinator Kader Kesehatan Tamansari, yang mengungkapkan rasa terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai bahwa edukasi dan pelatihan yang diberikan sangat membantu kader di lapangan dalam memberikan pendampingan kepada pasien TBC. Dengan adanya aplikasi Self-care Manajemen TBC, kader dapat melakukan pemantauan pasien secara lebih mudah, cepat, dan akurat tanpa harus melakukan kunjungan manual setiap hari.
Kegiatan ini juga diisi dengan sesi diskusi interaktif antara peserta dan narasumber, di mana para kader berbagi pengalaman serta kendala yang dihadapi dalam pemantauan pasien TBC di lapangan. Melalui diskusi ini, tim pengembang UMTAS memperoleh berbagai masukan untuk pengembangan lebih lanjut aplikasi agar lebih sesuai dengan kebutuhan kader di wilayah kerja Puskesmas.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga berkontribusi dalam menyelesaikan persoalan kesehatan masyarakat. Melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, akademisi, dan kader masyarakat, diharapkan upaya penanggulangan TBC di Kota Tasikmalaya, khususnya wilayah Tamansari, dapat berjalan lebih efektif.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara UMTAS, Klinik PKU Muhammadiyah Tasikmalaya, dan Puskesmas Tamansari dalam mewujudkan visi Cerdas, Berkualitas, dari Lokal untuk Global — sebuah langkah nyata menuju masyarakat yang lebih sehat dan mandiri.
