
Tasikmalaya — Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menyelenggarakan workshop bertajuk “Tata Kelola Day Care Berbasis Nilai dan Budaya Nusantara” pada 15 November 2025 bertempat di Aula UMTAS. Kegiatan ini diprakarsai oleh Rifsky Firda Firdaus, mahasiswa PG PAUD angkatan 2022, sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam upaya mengembangkan kompetensi calon pendidik maupun pengelola layanan pengasuhan anak. Workshop ini menjadi langkah penting dalam menguatkan komitmen penyediaan layanan day care yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern yang semakin kompleks.
Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMTAS, Dr. Maesaroh Lubis, M.Pd., yang menekankan bahwa penyelenggaraan workshop ini selaras dengan tuntutan kurikulum pendidikan PAUD masa kini. Beliau menegaskan bahwa mahasiswa perlu memahami praktik tata kelola day care secara komprehensif, mengingat perubahan pola pengasuhan dalam keluarga modern dan meningkatnya kebutuhan akan layanan yang aman, berkualitas, serta mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Lebih jauh, Dr. Maesaroh menekankan pentingnya nilai budaya nusantara sebagai fondasi dalam penyelenggaraan layanan day care. Beliau menggarisbawahi bahwa anak usia dini membutuhkan lingkungan yang bukan hanya modern dan responsif terhadap teknologi, tetapi juga kaya dengan nilai moral, budi pekerti, dan kearifan lokal. Dalam konteks globalisasi yang semakin kuat, FKIP UMTAS mendorong agar mahasiswa mampu menggabungkan pendekatan-pendekatan modern dengan kekayaan budaya lokal sehingga layanan pengasuhan tetap relevan dengan identitas bangsa.
Workshop ini menghadirkan rangkaian materi yang memperluas wawasan peserta terkait konsep pengasuhan modern yang tetap berpijak pada nilai budaya nusantara. Materi menyoroti bahwa day care bukan sekadar tempat penitipan, tetapi juga lingkungan yang membentuk fondasi karakter anak sejak dini. Nilai-nilai kearifan lokal dipandang sebagai elemen penting dalam praktik pengasuhan yang humanis dan sesuai konteks sosial budaya Indonesia, sehingga menjadi pembeda sekaligus kekuatan layanan pengasuhan di tanah air.
Dosen PG PAUD UMTAS, Nita Anggi Purnama, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini memberi kontribusi nyata dalam menumbuhkan pemahaman peserta mengenai tata kelola day care yang sistematis, profesional, dan tetap mempertahankan identitas budaya bangsa. Menurutnya, pengelolaan day care perlu memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, manajemen lembaga, serta pendekatan pedagogis yang sesuai perkembangan anak, sehingga lembaga day care dapat menjadi ruang yang aman dan stimulatif.
Antusiasme peserta tampak dari keterlibatan aktif mahasiswa dan praktisi pendidikan anak usia dini dalam proses diskusi. Dua peserta, yaitu Helen Sukma Hardianti, mahasiswa PG PAUD angkatan 2024, serta Sri Heryani, S.Pd., dari RA Al Mutaqin, menilai bahwa workshop ini sangat relevan dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengasuhan anak berbasis budaya. Mereka memandang bahwa penyelenggaraan day care di era modern harus tetap menjaga nilai-nilai ketimuran, terutama dalam membangun karakter anak agar tumbuh sebagai generasi yang berakar pada budaya bangsa.
Selain memperluas wawasan, workshop ini turut menjadi ruang untuk memperkuat jejaring antara mahasiswa, akademisi, dan praktisi PAUD. Pertukaran pengalaman dan gagasan membuka peluang pengembangan model layanan day care yang lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya keluarga dengan orang tua bekerja. Pada saat yang sama, penguatan nilai budaya nusantara dalam pengelolaan day care menjadi bagian penting dari upaya pelestarian identitas nasional di tengah arus globalisasi.
Secara keseluruhan, workshop “Tata Kelola Day Care Berbasis Nilai dan Budaya Nusantara” menjadi langkah strategis bagi PG PAUD UMTAS dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan pengasuhan anak. Dengan mengintegrasikan profesionalisme, kebutuhan perkembangan anak, dan nilai budaya Indonesia, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan model layanan day care yang modern, humanis, dan mencerminkan jati diri bangsa.
