
Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) kembali memperluas jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Al Habib Global Talent pada Kamis, 14 November 2025. Penandatanganan yang berlangsung di Aula Utama UMTAS tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat persiapan dan rekrutmen tenaga kesehatan Indonesia yang ingin berkarier di luar negeri, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Acara dihadiri pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari berbagai program studi kesehatan, seperti Keperawatan, Ners. Antusiasme peserta terlihat sejak awal acara, terlebih karena minat terhadap peluang kerja internasional di sektor kesehatan semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Rektor UMTAS menyampaikan bahwa penandatanganan MoU ini merupakan komitmen nyata universitas dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di tingkat global. Rektor UMTAS, Neni Nuraeni, M.Kep., Ns.Sp.Kep.Mat, dalam pernyataan tidak langsungnya menegaskan bahwa lulusan di bidang kesehatan membutuhkan akses yang lebih luas terhadap dunia kerja internasional. Ia menilai bahwa perkembangan kebutuhan tenaga kesehatan global menuntut kemampuan yang lebih komprehensif, mulai dari kompetensi klinis, kemampuan bahasa asing, hingga pemahaman budaya kerja di negara tujuan.
Dari pihak PT Al Habib Global Talent, kegiatan diwakili oleh Siti Nurhayati, BSN., RN., MSC., selaku Project Manager. Ia memaparkan pengalaman perusahaan dalam menempatkan tenaga kesehatan Indonesia di berbagai fasilitas kesehatan ternama di Timur Tengah, terutama Arab Saudi. Dalam presentasinya, ia menjelaskan bahwa kebutuhan tenaga kesehatan di kawasan tersebut terus meningkat setiap tahun dan membuka peluang besar bagi lulusan Indonesia. Untuk mendukung kesiapan para calon tenaga kesehatan, perusahaan menyediakan program pelatihan yang mencakup peningkatan kompetensi klinis, pelatihan bahasa Inggris dan bahasa Arab dasar, pembekalan budaya kerja dan etika profesional, pengenalan standar keselamatan pasien internasional, serta pendampingan administratif termasuk verifikasi dokumen dan proses visa.
Penjelasan tersebut disambut antusias oleh para peserta, yang banyak mengajukan pertanyaan mengenai persyaratan, alur seleksi, fasilitas kerja, hingga jenjang karier di luar negeri. Mahasiswa Ners UMTAS, Kaka Azi F. Pebrian, menyampaikan secara tidak langsung bahwa kegiatan ini memberikan wawasan besar bagi mahasiswa yang bercita-cita bekerja di luar negeri. Menurutnya, banyak mahasiswa yang ingin berkarier internasional namun belum memahami alur yang tepat; kegiatan ini memberikan gambaran yang jelas, runtut, dan kredibel mengenai proses tersebut.
Pihak UMTAS menegaskan bahwa kerja sama ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi akan dilanjutkan dengan berbagai program tindak lanjut. Beberapa agenda yang telah disiapkan meliputi kelas persiapan bahasa, pelatihan soft skills, seminar budaya kerja internasional, layanan konsultasi karier luar negeri, serta rencana penyelenggaraan job fair khusus tenaga kesehatan yang menghadirkan mitra dari berbagai negara. Fokus utama program ini adalah memastikan bahwa mahasiswa dan lulusan UMTAS benar-benar siap secara kompetensi, mental, dan administratif sebelum memasuki dunia kerja global.
Kerja sama antara UMTAS dan PT Al Habib Global Talent diharapkan menjadi jembatan penting bagi lahirnya tenaga kesehatan Indonesia yang berdaya saing tinggi, berintegritas, serta mampu berkontribusi di fasilitas kesehatan internasional. Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya untuk membangun jejaring global yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas lulusan.
