
Tasikmalaya, 27 Oktober 2025 — Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) terus memperkuat komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing global melalui kerja sama strategis dengan PT DEAR, perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan dan penempatan tenaga kesehatan di luar negeri.
Kegiatan penandatanganan kerja sama ini dilaksanakan di Graha UMTAS dan dirangkaikan dengan presentasi program RN-Nurse: Peluang Berkarier sebagai Perawat di Jerman.
Acara ini dihadiri oleh Rektor UMTAS, Neni Nuraeni, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Mat., beserta jajaran dekan, dosen, dan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES). Dari pihak mitra, hadir Fahruroji selaku CEO dan Founder PT DEAR, bersama Drs. Epi Zaenal Hanafi sebagai Executive Representative PT DEAR, yang memberikan penjelasan mengenai prosedur dan peluang bagi mahasiswa maupun alumni UMTAS untuk meniti karier sebagai tenaga medis profesional di Jerman.
Rektor UMTAS menilai, bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring internasional universitas, khususnya dalam bidang kesehatan yang menjadi salah satu sektor dengan kebutuhan global tinggi. UMTAS berkomitmen untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan bahasa, kompetensi klinis, dan kepribadian profesional agar mampu bersaing di dunia internasional. Pihak universitas melihat peluang besar bagi tenaga keperawatan Indonesia untuk menunjukkan kualitasnya di luar negeri, mengingat karakter kerja yang dikenal telaten, disiplin, dan penuh empati. UMTAS juga menekankan pentingnya nilai spiritualitas dan moral dalam praktik keperawatan, sehingga para lulusan diharapkan tidak hanya membawa kompetensi teknis, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan etika kerja Islami. Harapannya kerja sama ini dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa dan alumni Fakultas Ilmu Kesehatan untuk mewujudkan impian berkarier di luar negeri. Beberapa alumni UMTAS telah berhasil menempuh perjalanan profesional mereka di Jepang, Arab Saudi, Malaysia, dan Jerman. Hal tersebut menjadi bukti nyata bahwa lulusan UMTAS memiliki kualitas dan daya saing internasional. Universitas terus berupaya memperluas kerja sama global agar semakin banyak lulusan yang dapat berkontribusi pada dunia kesehatan internasional.
Sementara itu, dari pihak PT DEAR, Fahruroji menyampaikan pandangannya bahwa potensi mahasiswa keperawatan di Indonesia, termasuk dari UMTAS, sangat besar untuk berkembang di kancah global. PT DEAR hadir untuk menjembatani mahasiswa dan tenaga medis Indonesia agar dapat terserap di sistem kesehatan luar negeri yang memiliki standar tinggi, khususnya di Jerman. Melalui program RN-Nurse, peserta akan mendapatkan pelatihan intensif bahasa Jerman hingga mencapai sertifikasi B2 Goethe-Zertifikat, pelatihan budaya kerja, dan penyesuaian kompetensi sesuai standar Bundesagentur für Arbeit.
Program ini membuka kesempatan bagi lulusan keperawatan untuk bekerja di berbagai fasilitas kesehatan di Jerman, seperti rumah sakit umum, klinik spesialis, dan panti perawatan lanjut usia. Peserta program yang berhasil lolos kualifikasi akan memperoleh penghasilan antara 2.500 hingga 3.000 Euro per bulan, di luar tunjangan dan fasilitas tambahan. Selain itu, para peserta berkesempatan memperoleh izin tinggal jangka panjang setelah memenuhi persyaratan profesional yang ditetapkan pemerintah Jerman. PT DEAR berharap mahasiswa UMTAS dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai batu loncatan untuk membangun karier yang berkelanjutan dan bermartabat di tingkat internasional. Drs. Epi Zaenal Hanafi turut menambahkan bahwa prosedur penyaluran tenaga medis ke Jerman melibatkan tahapan administrasi yang ketat namun transparan. Calon peserta wajib melalui proses seleksi akademik, pelatihan bahasa, serta adaptasi kerja dengan sistem pelayanan medis di Eropa. Menurutnya, Jerman menjadi salah satu negara dengan kebutuhan tenaga kesehatan yang tinggi akibat penuaan populasi dan meningkatnya permintaan perawatan jangka panjang. Kondisi ini membuka ruang yang luas bagi tenaga keperawatan asal Indonesia untuk berkiprah di bidang kesehatan global. Di samping itu, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMTAS, Asep Setiawan, S.Kep., Ns., M.Kep., menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah maju bagi fakultas dalam memperkuat ekosistem karier mahasiswa. Fakultas berharap kerja sama dengan PT DEAR tidak hanya sebatas sosialisasi, tetapi berkembang menjadi program berkelanjutan yang membantu mahasiswa dan alumni menyiapkan diri menghadapi dunia kerja internasional. FIKES UMTAS juga berencana mengintegrasikan pembelajaran bahasa Jerman dalam kurikulum serta mengadakan pelatihan khusus mengenai etika dan budaya kerja lintas negara agar lulusan siap secara mental dan profesional.
Antusiasme mahasiswa terlihat jelas selama acara berlangsung. Banyak peserta yang menunjukkan minat tinggi untuk mengetahui lebih jauh peluang bekerja di luar negeri dan proses yang harus ditempuh. Salah satu mahasiswi FIKES UMTAS, Fasya, menyampaikan ketertarikannya terhadap program RN-Nurse karena memberikan gambaran nyata tentang kesempatan berkarier di luar negeri bagi tenaga keperawatan muda.
Melalui kegiatan ini, UMTAS menegaskan perannya sebagai universitas yang tidak hanya mencetak lulusan berkompetensi nasional, tetapi juga berwawasan global. Kolaborasi dengan PT DEAR menjadi bukti nyata komitmen UMTAS dalam mendukung pengembangan karier dan profesionalisme tenaga kesehatan Indonesia di kancah internasional. Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal menuju terwujudnya visi besar universitas: mencetak perawat global yang profesional, berkarakter Islami, dan siap membawa nama baik bangsa di dunia internasional.
