
Tasikmalaya – Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) untuk tahun akademik 2025–2026. Sebanyak 752 mahasiswa baru mengikuti kegiatan ini, yang dimulai pada Senin, 15 September 2025 dan akan berlangsung hingga Rabu, 17 September 2025.
Pembukaan kegiatan dilaksanakan di Graha UMTAS dan dihadiri langsung oleh Rektor UMTAS, Hj. Neni Nuraeni, M.Kep., Ns., Sp.Kep.Mat., serta Ketua Pelaksana PKKMB, Bayu Brahmantia, M.Kep. Para peserta terdiri dari mahasiswa reguler, jalur APL (Alih Program Lanjut), serta beberapa mahasiswa lama yang belum sempat mengikuti PKKMB pada tahun sebelumnya.
Dalam sambutannya, Rektor UMTAS menyampaikan bahwa PKKMB merupakan gerbang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal dunia perguruan tinggi, baik dari sisi akademik maupun karakter kebangsaan. “PKKMB bukan sekadar orientasi, tetapi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai dasar kemahasiswaan, semangat kepemimpinan, serta komitmen keilmuan yang kuat sejak hari pertama mereka menjadi bagian dari UMTAS,” ujar Neni Nuraeni, M.Kep., Ns.Sp.Kep.Mat. Rektor Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya.
PKKMB tahun ini kembali menghadirkan kolaborasi strategis antara UMTAS dengan Brigif Raider 13/Galuh, satuan militer yang sudah beberapa tahun terakhir menjadi mitra dalam pelaksanaan kegiatan karakter dan bela negara. Para mahasiswa akan mengikuti serangkaian pelatihan di lingkungan Brigif, mulai dari outbound, survival camp, hingga penguatan disiplin dan jiwa kepemimpinan.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat juang kepada mahasiswa baru. Ini penting sebagai bekal mereka dalam menempuh pendidikan tinggi dan kelak terjun ke masyarakat,” tambah Neni.
Senada dengan itu, Bayu Brahmantia selaku ketua pelaksana menjelaskan, bahwa seluruh rangkaian PKKMB telah dirancang berdasarkan pedoman dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendiktisaintek). Materi yang diberikan meliputi pengenalan sistem perkuliahan, organisasi kemahasiswaan, pembinaan karakter, serta penanaman nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, yang menjadi fondasi utama pendidikan di lingkungan UMTAS.
PKKMB UMTAS 2025 mengusung tema “UMTAS IMPACT: Implementation and Activation”, sebagai kelanjutan dari tema tahun sebelumnya, yaitu Achievement and Motivation. Tema ini tidak hanya mencerminkan semangat keberlanjutan dalam membangun karakter dan kompetensi mahasiswa, tetapi juga selaras dengan visi resmi Kemendiktisaintek, yaitu “Berdampak”.
“Tema ini kami pilih agar mahasiswa tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan secara teoritis, tetapi juga mampu mengimplementasikan dan mengaktivasi apa yang mereka pelajari dalam kehidupan nyata. Harapannya, mereka bisa memberikan dampak nyata—baik di lingkungan kampus, keluarga, maupun masyarakat luas,” terang Neni.
Melalui pendekatan ini, UMTAS ingin menegaskan bahwa pendidikan tinggi harus mampu melahirkan lulusan yang adaptif, solutif, dan kontributif. Mahasiswa diharapkan tidak sekadar menjadi pelajar, tetapi juga pelaku perubahan sosial yang membawa nilai-nilai Islam berkemajuan serta semangat kemanusiaan universal.

