
Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (Umtas) menerima kunjungan resmi dari Universiti Sultan Zainal Abidin (UNISZA) Malaysia dalam rangka memperkuat jejaring akademik serta menjajaki peluang kolaborasi di bidang riset dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dr. Aceng Sambas, M.Pd., Ph.D., selaku Kepala Kantor Kerja Sama Urusan Internasional (KKUI) Umtas.
Delegasi UNISZA yang hadir terdiri atas Prof. Ts. Dr. Mokhairi Makhtar dari bidang Computer Science, Dr. Zalina Binti Zahari dari bidang Kesehatan, serta Prof. Madya Dr. Syadiah Nor Wan Shamsudin. Diskusi resmi dibuka oleh Wakil Rektor I, Hj. Lilis Lismayanti, M.Kep., dan disambut langsung oleh Rektor UMTas, Neni Nuraeni, M.Kep., Ners., Sp.Kep. Mat.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas potensi kerja sama di berbagai bidang, di antaranya riset kolaboratif, program pertukaran akademik, serta pengembangan kegiatan pengabdian kepada masyarakat internasional. Rektor Umtas menegaskan bahwa kerja sama lintas negara perlu diorientasikan pada manfaat nyata, baik bagi sivitas akademika maupun masyarakat luas.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Umtas dan UNISZA melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat Internasional yang dipusatkan di Kampung Ciwaas, Kelurahan Sukahurip, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Kegiatan ini memperkenalkan kearifan lokal masyarakat berupa pemanfaatan tanaman herbal yang ditanam di pekarangan rumah. Selain itu, berlangsung pula sesi diskusi dan berbagi pengalaman (sharing session) yang melibatkan masyarakat setempat, akademisi, serta tenaga kesehatan dari puskesmas.
Masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap kegiatan ini, khususnya dalam mendiskusikan manfaat tanaman herbal sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Keterlibatan langsung antara akademisi, tenaga kesehatan, dan warga memberikan ruang interaksi yang produktif serta memperkuat pemahaman bahwa kearifan lokal dapat dikembangkan sejajar dengan pengetahuan modern.
Kunjungan ini menjadi langkah awal yang penting bagi Umtas dan UNISZA dalam membangun kolaborasi berkelanjutan. Ke depan, diharapkan kerja sama ini dapat terwujud dalam bentuk riset bersama, pengembangan inovasi, serta program pengabdian masyarakat lintas negara yang memberikan dampak nyata, sekaligus memperkuat posisi Umtas di kancah akademik internasional.
